Duta Baca UNUGHA 2026 Turut Semarakkan Hari Aksara Internasional Tingkat Nasional di Cilacap

Cilacap, 25 September 2026 — Semangat literasi bergema di Kabupaten Cilacap melalui peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-60 Tingkat Nasional yang diselenggarakan pada 24–25 September 2026 di Plaza Soedirman Cilacap. Mengangkat tema “Literasi untuk Sesama, Semesta, dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan berbagai unsur masyarakat untuk merayakan sekaligus memperluas makna literasi dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan dibuka pada Kamis, 24 September 2026. Pembukaan tersebut turut dihadiri Direktur Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal (PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, I Gusti Made Ardana. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa literasi pada masa kini tidak cukup dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami keadaan, memilah informasi, menggunakan teknologi secara bijak, serta mengubah pengetahuan menjadi tindakan yang bermanfaat bagi kehidupan.

Pemaknaan tersebut menjadikan peringatan HAI 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Tema “Literasi untuk Sesama, Semesta, dan Sejahtera” membawa pesan bahwa literasi memiliki keterkaitan dengan berbagai sisi kehidupan, mulai dari kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi, lingkungan, hingga perkembangan teknologi. Dengan demikian, kegiatan literasi diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat serta mampu mendorong lahirnya pengalaman belajar yang bermakna.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan hadirnya berbagai stan yang menampilkan praktik dan program literasi dari beragam lembaga dan komunitas. Stan-stan tersebut menghadirkan para pegiat literasi, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), HIMPAUDI, Perguruan tinggi, dan berbagai partisipan. Kehadiran beragam pihak tersebut memperlihatkan bahwa gerakan literasi dapat tumbuh melalui kolaborasi lintas lembaga dan latar belakang. Secara keseluruhan, kegiatan HAI di Cilacap juga menghadirkan sekitar 20 stan literasi dan pendidikan nonformal, disertai berbagai kegiatan pendukung seperti pertunjukan seni dan talkshow.

Di tengah semaraknya peringatan tersebut, Duta Baca UNUGHA 2026, Nazzala Ahya Azizah dan Suci Almukaromah, turut mengambil bagian dalam kegiatan literasi melalui kolaborasi bersama pihak stan UNUGHA. Keterlibatan keduanya menjadi salah satu bentuk pengenalan peran Duta Baca sebagai penggerak budaya literasi, tidak hanya di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat dalam ruang-ruang literasi.

Nazzala Ahya Azizah dan Suci Almukaromah sendiri merupakan dua mahasiswa yang terpilih sebagai Duta Baca UPT Perpustakaan dan Kearsipan Al Ghazali UNUGHA Cilacap periode 2026–2027. Nazzala berasal dari Program Studi Bimbingan dan Konseling, sedangkan Suci merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Keduanya ditetapkan melalui rangkaian seleksi Duta Baca UNUGHA 2026 dan kemudian dikukuhkan dalam kegiatan penobatan pada September 2026.

Keterlibatan Duta Baca UNUGHA berlanjut pada hari kedua kegiatan. Jumat, 25 September 2026, melalui penampilan storytelling berjudul “Nara dan Aksara dari Tanah Cilacap” yang dibawakan oleh Suci Almukaromah, Duta Baca UNUGHA 2026. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan literasi sejak dini melalui cara yang dekat dengan dunia anak, yaitu cerita. Melalui storytelling, pesan mengenai pentingnya mengenal aksara, membaca, belajar, serta mencintai lingkungan sekitar disampaikan dalam bentuk yang lebih komunikatif, ringan, dan menyenangkan.

Pemilihan cerita yang membawa nama Cilacap juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan literasi yang dekat dengan identitas daerah. Literasi tidak hanya berbicara mengenai buku dan tulisan, tetapi juga tentang kemampuan mengenali lingkungan, memahami budaya, menyampaikan gagasan, serta menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, storytelling dapat menjadi salah satu jembatan sederhana untuk memperkenalkan nilai-nilai literasi kepada anak sejak usia dini sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu dan kegemaran terhadap cerita.

Kehadiran Duta Baca UNUGHA dalam peringatan HAI tingkat nasional menjadi pengalaman yang mempertemukan ruang literasi kampus dengan gerakan literasi masyarakat. Bagi UNUGHA, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kiprah perpustakaan dan Duta Baca sebagai bagian dari ekosistem literasi perguruan tinggi yang terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Peringatan Hari Aksara Internasional ke-60 di Cilacap pada akhirnya menunjukkan bahwa gerakan literasi dapat hadir dalam beragam bentuk. Ia dapat tumbuh melalui buku, ruang belajar masyarakat, pendidikan anak usiadini, komunitas, perguruan tinggi, pertunjukan, maupun percakapan sederhana yang membuka wawasan. Semangat tersebut sejalan dengan dorongan pemerintah agar literasi tidak berhenti pada kemampuan baca-tulis, tetapi berkembang menjadi kecakapan untuk memahami infoemasi, menghadapi perubahan, dan meningkatkan kualitas kehidupan.

Melalui tema “Literasi untuk Sesama, Semesta, dan Sejahtera”, peringatan HAI 2026 di Cilacap menjadi pengingat bahwa literasi pada hakikatnya bukan hanya tentang seberapa banyak seseorang membaca, tetapi juga tentang bagaimana pengetahuan yang diperoleh dapat memberi manfaat bagi sesama, menjaga hubungan dengan lingkungan, dan membuka peluang bagi kehidupan yang lebih baik (Sesama, Semesta, Sejahtera). Dari Cilacap, semangat itu terus tumbuh melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk generasi muda yang memilih untuk membaca, belajar, bercerita, dan mengajak orang lain mencintai literasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *